Buka(n) Firman Tuhan & Kacamata

Tentang hati yang teriris hujan dan gadis yang akan selalu menenangkan hati

Teman buruk itu seperti bayangan
ada bersama di bawah terik siang
sirna dikala hari-hariku kelam

Perihal kau menanyakan kabar, itu bukan sesuatu yang harus aku jawab, bukan? Mendekatlah, akan aku tunjukan keadaan hati semenjak kau tinggal.

Sesekali, pergilah ke dermaga; maka kau akan tau rasanya disinggahi, kemudian ditinggal pergi lagi.

—Anotherdidhurt (via kunamaibintangitunamamu)

Mungkin kelak aku akan menyesal karena tahu kau punya sedikit rasa, tapi tak apa, mungkin kelak juga sudah ada yang mencintaiku sepenuh hatinya.

Mau tuhan dan maumu adalah sama, tak pernah bisa kusangka-sangka

Baru ngeh saya, ternyata gara-gara olok2 tulisan bukan karena keluar, yah iya lah kan tulisannya untuk orang yang masih dia harapkan, sebuah nama yang demi dia ia rela menjatuhkan martabatnya.

—Asing

I’m sorry I gave you everything I had without making sure you wanted it.

—Heavy (#418: April 21, 2014)

(Source: write2014, via tryingout)

Kita hanya bisa disakiti oleh orang-orang yang kita sayang bukan??

—(via lutfiannisa)

Jangan move on kawan, mending move up… standar pilihan kita mesti ditingkatkan. Perempuan yang lebih baik hati, yang lebih penyayang, yang perhatian, yang mengerti kalau cinta yang kamu miliki spesial untuknya.

Mochammad Mundir Ikhsan

Jangan datang seperti petir. Tiba-tiba, mengagetkan, menyilaukan, lalu sekejap pergi dengan meninggalkan luka terkejut, debar berantakan, dan rasa getir..

—(via melisalalala)

(via saturindu)